KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Gagal, Wim Tetap Enggan Mundur

Posted: 15 Nov 2011 02:47 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia kembali menelan pil pahit dalam laga lanjutan Pra Piala Dunia 2014. Menghadapi Iran di laga kandang terakhirnya, Selasa (15/11/2011), Indonesia takluk dengan skor telak 1-4.

Target untuk meraih poin pin gagal diwujudkan. Yang lebih menyakitkan, ini memperpanjang rekor tak pernah menang Indonesia di penyisihan Grup E Pra Piala Dunia. Hasil buruk ini pun membuat publik kecewa dan sebagian meminta Pelatih Wim Rijsbergen untuk mundur.

Namun, Wim bergeming. Ia menyatakan tak akan mundur dari jabatannya meski gagal dalam lima laga Pra Piala Dunia 2014. Dirinya mengaku baru akan mundur jika sudah tak ada lagi yang bisa ia lakukan untuk tim nasional.

"Jika Anda memberikan saya uang, maka saya akan pergi. Namun, saya tak ingin pergi saat ini. Saya ingin menanamkan sesuatu untuk timnas Indonesia. Jika sudah tidak ada yang bisa saya lakukan, maka saya akan pergi," ujar Wim setelah pertandingan.

Wim kemudian menilai timnya memang layak kalah dalam pertandingan melawan Iran. Selain kalah kualitas dan kondisi fisik, Wim juga mengatakan Indonesia punya masalah di pertahanan.

"Kami masih punya ruang untuk dibenahi. Kami kalah dalam hal kualitas dan juga lini pertahanan menjadi masalah. Jika kita punya pertahanan yang solid untuk bisa memenangkan pertandingan. Ini masalah yang besar," kata Wim.

Wim kemudian menjelaskan alasan utama kenapa Bambang Pamungkas dkk tak mampu sukses di dalam lima laga mereka di Pra Piala Dunia. Masalah mental menjadi alasan utama kenapa skuad "Merah Putih" gagal mendapatkan kemenangan.

"Jika ingin jadi pemain yang sukses dan profesional, Anda harus bersikap disiplin. Jika Anda tak bisa disiplin di luar lapangan, maka Anda juga tak akan bisa disiplin di dalam lapangan. Mustahil bagi Anda untuk bisa tampil profesional jika Anda tak bisa disiplin," jelas Wim.

Full content generated by Get Full RSS.

Lawan Malaysia, RD Istirahatkan 5 Pemain

Posted: 15 Nov 2011 01:28 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com Tim nasional U-23 akan menjalani laga penutup penyisihan Grup A SEA Games XXVI/2011, Kamis (17/11/2011), dengan menghadapi Malaysia. Pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan, akan melakukan perubahan dalam skuadnya.

Pelatih asal Lampung ini mengatakan, dirinya akan mengistirahatkan setidaknya lima pemain. Namun, dirinya enggan menyebutkan para pemain yang dimaksudkannya. Meski demikian, Rahmad membantah dirinya sengaja melepas pertandingan ini.

Seperti diketahui, hasil laga melawan Malaysia tak akan memengaruhi peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal. Sebab, dengan perolehan sembilan angka dari tiga pertandingan, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan sudah memastikan satu tiket maju ke babak semifinal.

"Kita akan tetap bermain dengan serius dan tampil dengan kekuatan terbaik. Tentu kita juga memikirkan soal kepentingan semifinal. Namun, bukan berarti kami akan melepas laga besok. Yang dimainkan besok harus seratus persen," ujar Rahmad seusai memimpin latihan, Selasa (15/11/2011) sore.

Rahmad tetap mewaspadai kualitas permainan Malaysia yang merata. Menurutnya, Malaysia terorganisasi dengan baik di semua lini.

"Cuma ada satu pemain yang paling menonjol yaitu nomor 10 (Badrol)," ujar mantan Pelatih Persija Jakarta tersebut.

Rahmad juga enggan memberikan komentar soal kesiapan mereka di semifinal. Dia juga mengaku belum memikirkan strategi apa yang akan digunakan timnas U-23 selanjutnya.

"Sejauh ini saya belum memikirkan hal itu. Kita hanya fokus lawan Malaysia dan bagaimana kita bermain baik. Kita tak mau berpikir jauh terlebih dulu soal lawan," ujarnya.

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan