KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Australia: Lemparan Petasan Sangat Memalukan!

Posted: 05 Jul 2012 06:18 PM PDT

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Australia U-22, Paul Okon, menyayangkan aksi sejumlah suporter Indonesia yang melemparkan botol dan petasan usai laga perdana kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E melawan Indonesia di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Aksi sejumlah suporter tersebut, kata dia, sangat memalukan.

Usai laga yang berakhir 1-0 untuk Australia itu, beberapa suporter Indonesia kemudian melemparkan botol ke arah lapangan. Bahkan, suporter itu juga ada yang melempar petasan ke arah tempat pemain cadangan "The Socceroos".

"Sangat memalukan sekali, mayoritas tim kami jadi ketakutan. Seharusnya, para suporter bisa lebih dewasa dalam menerima kekalahan. Kami berharap itu tidak terjadi lagi di laga-laga berikutnya," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Kamis malam.

Sebelumnya, Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22, Liestiadi, berpendapat sama. Ia menilai, seharusnya para suporter dalam stadion dapat lebih dewasa untuk menyikapi kekalahan. Jika hal itu terus dibiarkan, menurutnya, akan dapat mencoreng nama bangsa di dunia luar.

"Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Pekanbaru. Ini sangat luar biasa, sehingga membuat pemain seperti memiliki tambahan kekuatan untuk pertandingan ini," kata Liestiadi.

"Tetapi, sebagai bangsa yang besar mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa suporter kita bisa menerima kekalahan dengan sikap dewasa. Ini juga seharusnya bisa dijadikan evaluasi bagi pihak keamanan dalam mengamankan pertandingan," tegasnya kemudian.

Sakit Gigi Halangi Pahabol Jadi Starter

Posted: 05 Jul 2012 06:13 PM PDT

PEKANBARU, KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Liestiadi, mengungkapkan alasan tidak dimainkannya penyerang Yoshua Pahabol sejak menit awal saat melakoni laga perdana kualifikasi Piala Asia U-22 melawan Australia, Kamis (5/7/2012). Yoshua, kata dia, sejak beberapa hari lalu mengalami sakit gigi sehingga baru dimainkan di penghujung babak kedua.

Yoshua memang menjadi salah satu pemain berpengalaman di skuad "Garuda Muda" bersama kapten tim Andik Vermansyah. Namun, dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Australia 0-1 itu, pemain asal Papua tersebut baru diturunkan pada menit ke-84 menggantikan Andik yang mengalami cedera.

"Alasan mencadangkan Yoshua memang karena pertimbangan pelatih. Dia belum fresh benar dari sakit gigi sebelum turnamen ini berlangsung. Jadi, yang bermain dalam pertandingan ini adalah pemain dengan kondisi terbaik yang kita pilih," ungkap Liestiadi saat jumpa pers seusai laga di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Liestiadi menuturkan, Yoshua akan siap dimainkan di pertandingan selanjutnya. Menurutnya, jika pemain Semen Padang tersebut dimainkan sejak menit awal, kekuatan tim "Merah Putih" akan bertambah kuat.

"Untuk pertandingan berikutnya dalam Grup E ini diambil juara dan runner-up dan satu tim terbaik dari semua grup. Jadi, kita akan tampil maksimal di laga berikutnya melawan Timor Leste agar bisa lolos ke putaran final," tegas Liestiadi.

Dengan kekalahan ini, Indonesia berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan poin nol, sementara Australia berada di peringkat dua dengan tiga poin, kalah selisih gol dari Jepang di puncak. Laga selanjutnya, tim besutan Aji Santoso itu akan menghadapi Timor Leste pada Sabtu (7/7/2012).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen