detikcom

sumber :-

detikcom


Jaga Catatan Tandang Oke, Inter Unjuk Motivasi

Posted: 28 Oct 2012 11:19 AM PDT

Bologna - Inter Milan mengilapkan rekor tandang mengilapnya musim ini setelah mengalahkan Bologna. Untuk Allenatore Andrea Stramaccioni, ini menjadi sedikit bukti bahwa ia memang pilihan tepat buat Nerazzurri.

Di giornata 9 Seri A, Minggu (28/10/2012), Inter yang melawat ke Stadio Renato Dall'Ara memetik poin penuh berkat kemenangan 3-1.

"Menurut saya kami sedikit kesulitan di awal kedua babak, tapi terlepas dari itu saya amat menyukai Inter hari ini," katanya di Football Italia.

"Kami sangat solid dan kompak, membuat Bologna tak banyak memiliki ruang. Saya juga lega melihat kami terus mengancam usai bikin gol ketiga," lanjutnya.

Kemenangan atas Bologna itu bikin Inter kini membukukan delapan kemenangan dalam seluruh laga tandangnya musim ini--dari semua kompetisi.

Dari delapan pertandingan tersebut, Inter membuat 19 gol, atau rata-rata 2,3 gol per laga, serta cuma kebobolan dua gol saja yang mana salah satunya dibuat Bologna.

Hasil-hasil positif itu turut membantu Inter kini menempati posisi dua klasemen Seri A dan berada di pucuk klasemen Grup H Liga Europa.

"Saya bangga telah memainkan peran saya, jika sebuah tim bisa memenangi delapan laga tandang itu berarti para pemain telah termotivasi dan siap beraksi."

"Setidaknya (hasil-hasil positif) telah menunjukkan bahwa Presiden (Inter Massimo Moratti) tidak bertindak gila dengan merekrut saya," lugas Stramaccioni.

( krs / mrp )

Chelsea Tuai Dua Kartu Merah, MU Menang 3-2

Posted: 28 Oct 2012 10:53 AM PDT

London - Manchester United menang 3-2 di kandang Chelsea. Tuan rumah sendiri harus menyudahi pertandingan dengan sembilan pemain usai dikartumerahnya Branislav Ivanovic dan Fernando Torres.

Di Stamford Bridge, Senin (29/10/2012) dinihari WIB, MU memulai pertandingan dengan bagus. Robin van Persie berperan besar dalam gol pertama MU yang lahir dari bunuh diri David Luiz pada menit empat.

Van Persie kemudian menggandakan keunggulan 'Setan Merah' lewat golnya pada menit 12. Namun, Chelsea mampu memperkecil ketinggalan lewat gol Juan Mata semenit sebelum turun minum.

Ramires kemudian membuat Chelsea melengkapi comeback pada menit 53. Skor pun menjadi imbang 2-2.

Malapetaka lahir untuk 'Si Biru' setelah Branislav Ivanovic dikartu merah pada menit 63. Lima menit berselang, Chelsea harus bermain dengan 9 orang setelah Fernando Torres menerima kartu kuning kedua.

Unggul jumlah pemain, MU pun berhasil memaksimalkan keadaan. Javier "Chicharito" Hernandez membuat MU kembali memimpin pada menit 75. Skor 3-2 untuk MU bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.

Hasil tersebut belum mengubah posisi Chelsea di pucuk klasemen, dengan raihan angka 22 poin. MU membayangi di posisi dua dengan 21 poin, setara dengan angka Manchester City yang ada di posisi tiga.

Jalannya Pertandingan

Robin van Persie menguji Petr Cech dengan tembakan dari luar kotak penalti pada menit tiga. Tetapi arah bola masih tepat ke kiper Chelsea itu.

MU memimpin saat laga memasuki menit empat. Diawali dari umpan Wayne Rooney ke depan gawang, bola disepak oleh Van Persie, mengenai tiang, lalu membentur David Luiz, dan berbalik masuk ke gawang Chelsea.

MU menggandakan keunggulan ketika laga memasuki menit ke-12. Diawali dari umpan Antonio Valencia di sisi kanan, Van Persie yang ada di depan gawang berhasil lepas dari kawalan pemain Chelsea dan meneruskan bola dengan sontekan jitu.

Chelsea mendapatkan tendangan bebas dari posisi cukup bagus pada menit 24. Luiz menendang, bola meluncur ke gawang MU, meski David De Gea bisa menghadang dengan kakinya.

Eden Hazard lalu beraksi di tengah-tengah kawalan pemain MU. Ia berhasil mendapat ruang tembak dan melepaskan tembakan, meski arah bola masih melebar dari sasaran.

Pada menit 34, Jonny Evans hampir membuat gol bunuh diri. Usahanya menghalau bola umpan John Obi Mikel malah membuat si kulit bundar menghantam tiang gawang MU. Chelsea lalu kembali mengancam dan kali ini De Gea sukses menghalau bola hasil tandukan Gary Cahill dengan kakinya.

De Gea beraksi menyelamatkan gawangnya lagi pada menit 43. Dari jarak dekat, Torres berhasil menyundul bola ke arah tiang dekat. Dengan sigap De Gea menepis si kulit bundar.

Terus menekan, Chelsea akhirnya berhasil menipiskan ketinggalan pada menit 44. Dari sebuah pelanggaran, Chelsea mendapat tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Juan Mata menjadi eksekutor dan sukses melayangkan bola melewati De Gea yang sudah berusaha meregangkan tubuh.

Beberapa saat kemudian, Mata berhadapan lagi dengan De Gea usai menerima sebuah umpan terobosan. Mata menyepak bola dan De Gea kali ini sukses menghadang tendangan pemain Chelsea itu.

Chelsea menyamakan kedudukan pada menit 53. Diawali dari keberhasilan Mata mengejar bola, si kulit bundar lalu dioper ke Oscar di sisi kanan gawang MU. Ia lantas melayangkan bola ke depan gawang untuk disambut Ramires dengan sundulan.

Branislav Ivanovic mendapatkan kartu merah pada menit 63, setelah menjatuhkan Ashley Young yang sudah berlari cukup bebas menuju gawang. Chelsea pun bermain dengan 10 pemain.

Chelsea harus bermain dengan 9 pemain usai Torres menerima kartu kuning kedua pada menit 67. Ia dinilai wasit sengaja menjatuhkan diri di luar kotak penalti MU.

Javier "Chicharito" Hernandez yang masuk menggantikan Tom Cleverley membuat MU kembali unggul pada menit 75. Diawali kemelut di depan gawang Chelsea, serangan pertama MU berhasil disapu di garis gawang. Namun, Chicharito kemudian berhasil memaksimalkan peluang susulan lewat sontekan di depan gawang.

Hasil tayangan ulang gol kemenangan MU itu bisa memicu perdebatan offside atau tidaknya Chicharito, melengkapi potensi kontroversi lain terkait dikartumerahnya Torres.

Susunan Pemain:

Chelsea: Cech; Ivanovic, Cahill, Luiz, Cole; Mikel, Ramires, Hazard (Sturridge 82'), Mata (Bertrand 72'), Oscar (Cesar Azpilicueta 66'); Torres.

MU: De Gea; Rafael, Ferdinand, Evans, Evra; Valencia, Carrick, Cleverley (Hernandez 65'), Young; Rooney (Giggs 74'); van Persie.

( krs / rin )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen