KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Ronaldo dan Pepe Tak Fit, Pelatih Portugal Berkeringat Dingin

Posted: 11 Oct 2012 06:39 PM PDT

MOSKWA, KOMPAS.com - Pelatih Portugal, Paulo Bento, khawatir dengan cederanya sejumlah pilar, menyusul laga tandang melawan Rusia, Jumat (12/10/2012).

Betapa tidak? Bisa jadi jantung Bento berdetak lebih keras dari biasanya setelah Cristiano Ronaldo, Pepe, dan terakhir Raul Meireles diragukan kebugarannya turun gelanggang akhir pekan ini.

"Raul mendapatkan cederanya hari ini (Kamis), sementara Ronaldo (cedera bahu) dan Pepe (cedera paha) baru berlatih untuk pertama kalinya. Kami akan putuskan besok (Jumat)," ucap Bento.

Duo Real Madrid, Ronaldo dan Pepe, memang tak mulus menjalani laga "El Clasico" di markas Barcelona, Minggu (7/10/2012). Seusai laga  bergengsi Liga BBVA yang berakhir 2-2 itu, keduanya bermasalah dengan kondisi fisik masing-masing. Problem itu harus segera diselesaikan mengingat lawan "Seleccao" bukan tim sembarangan.

"Rusia punya tujuan yang sama dengan kami, tapi tak ada tim yang lebih favorit. Kami akan berusaha mencuri kemenangan demi menggapai poin kesembilan," tandas Bento.

Portugal dan Rusia menjalani laga kualifikasi dengan kesempurnaan enam angka dalam dua laga pembuka. Keduanya unggul lima poin atas empat rival lainnya. Dan, hanya dengan keunggulan agresivitas satu gol, Rusia sementara berhak atas posisi puncak klasemen Grup F, tepat di atas Portugal.

Avramovic Purnatugas, Fandi Ahmad Kemungkinan Menggantikan

Posted: 11 Oct 2012 06:17 PM PDT

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pelatih timnas Singapura, Radojko Avramovic menyatakan niatnya untuk mundur apapun hasil yang diraih timnya, seusai gelaran Piala AFF 2012, akhir November mendatang.

Raddy --panggilan Avramovic-- sudah mengarsiteki tim "Negeri Merlion" sejak Januari 2003. Kabar pengunduran diri pelatih berpaspor Serbia itu tercium publik setelah Yahoo Singapura merilis tidak diperpanjangnya kontrak sang pelatih oleh Federasi Sepakbola Singapura (FAS). Kontrak Raddy sendiri akan berakhir Februari 2013.

Seperti dilaporkan Kontributor Kompas.com di Singapura, Ericssen, kabar hengkangnya pria berumur 62 tahun ini makin gencar, setelah FAS diberitakan berburu pelatih baru.

Yang pasti, tangan dingin Raddy tak perlu diragukan lagi. Eks nakhoda timnas Kuwait itu jadi idola publik setelah memimpin Singapura menggondol dua gelar kampiun Piala AFF secara berturut-turut, 2004 dan 2007.

Titel jawara 2004 direbut dengan mengalahkan Indonesia dengan skor agregat 5-2. Namun, kursi pelatih Raddy sempat memanas panas dalam beberapa tahun terakhir, menyusul serangkaian hasil buruk yang diraih.

Pada Piala AFF 2010, Singapura secara mengejutkan tidak lolos dari penyisihan grup yang juga dihuni Indonesia, Filipina, dan Myanmar. Singapura juga meraih hasil buruk di laga Pra-Piala Dunia Brasil 2014, tanpa meraih satu poin pun dan kebobolan dua puluh gol. Mereka pun terdepak dari turnamen.

Raddy sendiri kemungkinan besar tidak akan lama menganggur. Ia diberitakan telah mendapat tawaran melatih dari sejumlah klub di China dan Timur Tengah.

Sementara itu, sejumlah nama seperti V. Sundramoorthy dan Fandi Ahmad diberitakan menjadi kandidat kuat pengganti Raddy. Fandi bukan nama asing bagi masyarakat Indonesia, mengingat ia pernah menangani Pelita Jaya dari 2006 sampai 2010.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen