KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Villas-Boas Tak Tahu Alasan Lampard Pergi

Posted: 25 Sep 2011 05:45 PM PDT

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Andre Villas-Boas, mengaku tak tahu alasan gelandang Frank Lampard pergi ke kamar ganti sebelum pertandingan melawan Swansea City usai,  Sabtu (24/9/2011).

Pada laga yang dimenangkan Chelsea 4-1 itu, Lampard masuk barisan pemain cadangan. Villas-Boas kemudian menghabiskan jatah tiga pergantian pemain, tanpa melibatkan Lampard. Terakhir, ia memasukkan Joshua McEachran menggantikan Raul Meireles pada menit ke-83. Menurut Daily Mail, Lampard pergi ke kamar ganti tak lama setelahnya.

Mengingat ini adalah pertama kalinya Lampard masuk barisan cadangan di Premier League musim ini, media-media Inggris menilai keputusan Villas-Boas mencadangkan Lampard sebagai isyarat bahwa Lampard tak lagi dibutuhkan Chelsea.

"Saya tak tahu (kenapa ia pergi lebih awal). Namun, tak ada apa pun untuk dispekulasikan. Mereka bermain untuk tim, pemain ingin tim tampil bagus, dan Frank adalah pemain yang seperti itu. Ia pemain yang fantastis dan luar biasa. Ia akan kembali ke tim ini, lebih cepat dari yang Anda perkirakan," ujar Villas-Boas.

Gol Bunuh Diri Dunne Selamatkan Liverpool

Posted: 25 Sep 2011 05:06 PM PDT

LONDON, KOMPAS.com - Sempat unggul, Aston Villa akhirnya cuma mendulang hasil imbang 1-1 dengan Queens Park Rangers, pada lanjutan Premier League, di Loftus Road, Minggu (25/9/2011). Padahal, seandainya mampu mendulang poin penuh, Villa akan menggeser Liverpool dari peringkat keenam.

Villa unggul lebih dulu berkat eksekusi penalti Bannan pada menit ke-58, yang diberikan setelah Armand Traore dinilai melanggar Gabriel Agbonlahor. Bannan kemudian menembakkan bola dari titik putih ke sudut kanan bawah gawang QPR. Kiper Patrick Kenny sudah bergerak ke arah yang benar, tetapi bola meluncur lebih cepat darinya.

Pada menit ke-90+3, papan skor berubah menjadi 1-1, akibat gol bunuh diri Richard Dunne. Gol bermula dari usaha Stephen Warnock membuang bola. Bola kemudian mengenai lutut Dunne dan masuk gawang Shay Given.

Gol bunuh diri itu semakin istimewa bagi QPR, mengingat itu terjadi saat QPR bermain dengan sepuluh orang, setelah Traore menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Neil Warnock pada menit ke-90.

Secara umum, permainan kedua kubu cukup berimbang dan seru. Masing-masing selalu berusaha melancarkan serangan ketika menguasai bola.

Beberapa di antaranya berakhir dengan eksekusi. Namun, tak ada yang berujung gol. Selain eksekusi yang kurang akurat, juga karena aksi Kenny dan Shay Given.

Pada menit ke-40, misalnya, Bannan dipercaya mengeksekusi tendangan bebas dan mengirimkan bola langsung ke gawang. Tembakannya akurat, tetapi masih bisa dijinakkan Kenny.

QPR kemudian mendapat peluang emas dari Shaun Wright-Phillips pada menit ke-69. Tembakannya dengan akurat menyasar ke sudut kiri bawah. Namun, Given bereaksi cermat dan cepat untuk mengantisipasinya.

Selama 90 menit, QPR mencatatkan penguasaan bola sebanyak 59 persen dan melepaskan dua tembakan akurat dari 19 usaha. Adapun Villa juga menciptakan dua peluang emas, dari sebelaspercobaan.

Dengan hasil tersebut, Villa tertahan di peringkat kedelapan dengan delapan poin hanya unggul selisih gol dari pesaing terdekat, QPR.

Susunan pemain:
QPR:
Patrick Kenny; Anton Ferdinand, Fitz Hall, Armand Traore, Luke Young; Shaun Derry (Heidar Helguson 79), Alejandro Damian Faurlin, Joey Barton; Adel Taarabt, Jay Bothroyd (DJ Campbell 66), Shaun Wright-Phillips (Tommy Smith 87)

Villa: Shay Given; Richard Dunne, James Collins, Stephen Warnock, Alan Hutton; Fabian Delph, Stiliyan Petrov, Charles N'Zogbia (Andreas Weimann 85), Barry Bannan (Marc Albrighton 72); Gabriel Agbonlahor, Stephen Ireland

Wasit: Michael Oliver

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen