detikcom

sumber :-

detikcom


Oezil Optimistis Jerman Jadi Juara

Posted: 31 May 2012 10:53 AM PDT

Tourrettes - Pemain timnas Jerman, Mesut Oezil, mengusung optimisme tinggi ke Piala Eropa 2012. Meski mengakui Belanda dan Spanyol juga favorit, dia optimistis Die Mannschaft bisa jadi kampiun.

Jerman, Belanda, dan Spanyol memang jadi tiga negara yang paling difavoritkan untuk bisa memenangi Piala Eropa. Selain punya materi pemain yang sangat baik, ketiga negara itu tampil oke di beberapa turnamen terakhir.

Sebagai contoh, Jerman minimal sampai semifinal di tiga turnamen terakhir. Mereka jadi peringkat ketiga di Piala Dunia 2006, finalis Piala Eropa 2008, dan peringkat ketiga Piala Dunia 2010.

Oezil berharap pencapaian timnya di turnamen tahun ini tak sekadar jadi semifinalis atau finalis saja. Gelandang serang Real Madrid ini ingin timnya yang mengangkat piala.

"Jerman selalu mencapai semifinal atau final dan kemudian kalah di sana, namun kami optimistis di tahun ini karena kami punya tim yang sangat muda yang ingin memenangi segalanya," ungkap Oezil di situs resmi Madrid.

"Kami memenangi seluruh pertandingan kualifikasi dan tujuan kami adalah untuk memenangi titel," katanya.

"Belanda adalah favorit alami, dan juga Spanyol atas alasan yang jelas karena pemain mereka telah bersama selama bertahun-tahun. Kami hanya berfokus pada diri kami sendiri dan saya yakin kami bisa memenangi Euro," tegas dia.

Di Piala Eropa, Jerman masuk Grup B bersama Belanda, Portugal, dan Denmark. Mereka akan membuka turnamen dengan menghadapi Portugal di Lviv, 9 Juni mendatang.

( mfi / rin )


Baca juga artikel & ulasan liputan khusus Piala Eropa di HarianDetik.com

Soal Rasisme, Italia Akan Dukung Sikap Balotelli

Posted: 31 May 2012 10:42 AM PDT

Florence - Mario Balotelli pernah mengatakan jika ia mendapat perlakuan rasis, ia akan keluar dari lapangan. Jika hal itu benar terjadi, seluruh pemain Italia juga akan melakukan hal yang sama.

Pelaksanaan Piala Eropa 2012 dibayang-bayangi oleh kewaspadaan akan munculnya aksi rasisme terhadap sejumlah pemain. Hal itulah yang menjadi perhatian Balotelli.

Balotelli adalah salah satu pemain yang bisa jadi akan menerima perlakuan rasis. Terkait hal itu, striker manchester City itu sudah menyatakan sikapnya.

"Aku tidak bisa tahan dengan rasisme. Aku tidak bisa menerimanya. Jika itu terjadi lagi padaku, aku langsung akan meninggalkan lapangan dan pulang ke rumah. Kita saat ini ada di tahun 2012 dan hal seperti ini tidak boleh terjadi," tandas Balotelli di Telegraph kala itu.

Pernyataan sikap Balotelli itu mendapat dukungan dari pelatih Italia, Cesare Prandelli. Jika pelecehan rasial menimpa eks pemain Inter Milan itu, maka rekan-rekan Balotelli yang ada di bangku cadangan juga akan ikut meninggalkan lapangan.

"Jika Balotelli menjadi sasaran tindakan rasial, kami semua akan meninggalkan bangku cadangan dan keluar dari lapangan," sahut Prandelli seperti dikutip ESPN Star.

"Kami akan melakukan sesuatu untuk Mario jika kasus itu muncul," tegas mantan allenatore Fiorentina itu.

Gli Azzurri yang akan memainkan seluruh laga di fase grup di Polandia itu tergabung di Grup C bersama Spanyol, Republik Irlandia, dan Kroasia. Italia akan mengawali turnamen dengan menghadapai Spanyol pada 9 Juni mendatang.

( din / rin )


Baca juga artikel & ulasan liputan khusus Piala Eropa di HarianDetik.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen