KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Nistelrooy Tutup Karier

Posted: 14 May 2012 02:29 PM PDT

MALAGA, KOMPAS.com - Berhenti sudah kiprah Ruud Van Nistelrooy sebagai pemain sepak bola. Mantan pemain bintang Manchester United dan Real Madrid menyatakan gantung sepatu setelah 19 tahun bermain di empat negara.

"Kemarin adalah pertandingan terakhirku sebagai pemain profesional. Aku ingin bermain di Liga Champions, tapi inilah momen untuk pergi. Aku sudah berada di batas kemampuan fisikku dan aku tak dapat bermain di level terbaik," kata pemain 35 tahun yang membela Malaga selama musim 2011-2012 itu.

Pemain yang kerap disapa Ruudje itu mengawali kariernya bersama klub Den Bosch di kota kelahirannya sebelum hijrah ke Heerenveen and PSV Eindhoven. Di klub terakhirnya itulah namanya meroket. Ia meraih Sepatu Emas pada musim 1998-1999 dan 1999-2000. Waktu itu Nistelrooy sudah dilirik oleh MU, tapi transfernya batal karena kondisi fisik Ruudje yang kurang prima dan mengalami cedera dalam sebuah sesi latihan beberapa hari kemudian.MU tetap setia menunggu Nistelrooy.

Jelang musim 2001, "Setan Merah" berhasil memboyongnya. Namanya semakin berkibar dan mendunia. Setahun setelah berkostum "Setan Merah", ia menjadi striker paling haus gol dan memberikan trofi Liga Primer Inggris untuk MU pada 2002-03. Musim berikutnya, ia mengantarkan MU menjadi juara Piala FA 2003-04. Total ia berhasil menorehkan 150 gol dalam 219 laga bersama MU hingga musim 2005-2006.

Puas bermain di Old Trafford, Ruudje pindah ke Spanyol dan membela "El Real". Di sana ketajamannya membawa tuah dan mencatatkan prestasi "El Pichichi" atau pencetak gol terbanyak di musim pertamanya. Namanya meredup setelah cedera yang dialaminya pada 2008-2009. Ia lantas meninggalkan Santiago Bernabeu dan membela Hamburg SV selama 18 bulan, lalu pindah lagi ke Malaga.

Bersama timnas Belanda, Nistelrooy pernah mencatatkan 35 gol dalam 70 laga internasional. Di kancah Liga Champions, ia membukukan 54 gol dalam 18 penampilan.

Dikritik, Barton 'Serang Balik' Alan Shearer

Posted: 14 May 2012 01:32 PM PDT

AP Photo

Pemain Queens Park Rangers, Joey Barton (kanan), adu mulut dengan pemain Manchester City, Carlos Tevez, sebelum Barton diusir keluar lapangan dalam laga Premier League di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (13/5/2012). Manchester City menang 3-2 dan memenangi gelar Premier League musim ini.

LONDON, KOMPAS.com - Pemain Queens Park Rangers, Joey Barton, kembali membuat kontroversi. Setelah dikritik karena perilakunya menyikut striker Manchester City, Carlos Tevez, dalam laga Premier League yang berakhir kekalahan 2-3, Minggu (13/5/2012), dia menyerang balik para pengamat sepak bola, khususnya pemain legendaris Newcastle United, Alan Shearer.

Perilaku Barton di lapangan Etihad saat menyikut Tevez dan menendang Sergio Aguero menuai kritikan dari para pengamat sepak bola, seperti Shearer, Gary Lineker dan Alan Hansen. Barton pun membalasnya dengan "serangan balik" via akun Twitter-nya, Minggu malam, dengan menyebut para pengamat itu sebagai orang munafik.

Telegraph mencatat, pemain berusia 29 tahun itu ternyata memiliki kenangan yang buruk dengan Shearer. Keduanya pernah bersama di Newcastle United. Pada bulan Mei 2009, saat Newcastle berjuang menghindari jeratan degradasi, klub menjatuhkan sanksi berat kepada Barton setelah terlibat perkelahian di ruang ganti, seperti dilansir Huffington Post.

Saat itu, Shearer menjabat sebagai pelatih sementara tim. Shearer sendiri sempat mengatakan bahwa dia telah melakukan kesalahan karena menempatkan Barton kembali ke tim setelah kejadian itu.

Sementara itu, pada hari pembukaan musim ini, Barton pernah mengomentari pilihan kemeja dan sepatu yang buruk dari Shearer ditambah pendapat yang buruk tentang sepak bola. Ini dilakukannya setelah Shearer yang sudah menjadi pengamat sepakbola memberikan kritik kepada gelandang Newcastle ini karena perilakunya saat membuat penyerang Arsenal Gervinho diganjar kartu merah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen