KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Kalahkan Persema 3-1, Persibo Lolos Delapan Besar

Posted: 30 May 2012 04:06 PM PDT

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Persibo Bojonegoro berhasil mengalahkan Persema Malang 3-1 dalam laga leg kedua Piala Indonesia di Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro, Rabu (30/5/2012). Persibo unggul dengan skor agregat 4-2 setelah pada pertandingan leg pertama di Stadion Gajayana Malang berakhir dengan skor 1-1. Persibo lolos ke babak delapan besar.

Kali ini, gol Persibo diciptakan Samsul Arif menit 41, dua dol lain oleh Gustavo Hernan Ortiz menit 58 melalui tendangan penalti, dan menit 71 lewat tendangan bebas. Gol Persema Malang diciptakan Emilie Mbamba pada menit ke-20.

Di babak pertama sebenarnya Persema unggul lebih dulu lewat lewat sundulan kepala Emilie Mbamba menit 20. Bola tidak bisa dijangkau penjaga gawang Persibo Aditya Harlan. Laskar Angling Dharma berhasil menyamakan kedudukan lewat Samsul Arif yang mendapat umpan tendangan pojok dari Mekan Nasirov. Kedudukan berubah 1-1.

Persibo makin menekan pada pertandingan babak kedua. Para pemain langsung menyerang ke jantung pertahanan Persema Malang. Wahyu Teguh yang berhasil menembus jantung pertahanan L askar Ken Arok, tetapi dilanggar pemain Persema di kotak penalti.

Gustavo Hernan Ortiz berhasil mengeksekusi bola dengan baik dan berbuah gol di menit 58. Gustavo Hernan Ortiz berhasil menambah gol di menit 71 dengan menjebol gawang Persema yang dikawal Sukasto Effendi lewat tendangan bebas.

Pelatih Persibo, Paulo Camargo menyatakan dirinya menargetkan timnya menang telak dan tampil menekan Persema. "Kami menang dengan menggunakan bola bawah. Selanjutnya kami akan akan fokus ke babak delapan besar melawan Arema Malang yang mengalahkan PSM Makasar," katanya .

Pelatih Persema Slave Radovski menyatakan anak asuhnya masih kelelahan setelah menjamu Persiba Bantul di Liga Primer Indonesia dengan skor 3-0, Senin (28/5/2012). Selain fisik pemainnya masih belum pulih, Persibo dinilai bermain bagus.

"Pada babak kedua Persibo menunjukkan permainan berkualitas dan tampil lebih baik. Peluang di babak pertama juga tidak bisa dimanfaatkan oleh pemain kami," ujarnya.

Jepang Tersingkir di Liga Champions Asia

Posted: 30 May 2012 03:06 PM PDT

GUANGZHOU, KOMPAS.com -- Dua klub Jepang, Kashiwa Reysol dan FC Tokyo tersingkir di babak 16 besar Liga Champions Asia, Rabu (30/5/2012), menyusul jejak Nagoya Grampus sehari sebelumnya.

Kashiwa kalah 2-3 dari klub Korea Selatan, Ulsan Hyundai, dan dua jam kemudian FC Tokyo ditundukkan oleh klub China Guangzhou Evergrande 0-1.

Dengan demikian, delapan klub yang sudah memastikan diri maju ke perempat final Liga Champions Asia adalah Al Ittihad, Ah Ahli, dan Al Hilal dari Saudi Arabia, Sepahan (Iran), Adelaide United (Australia), Bunyodkor (Uzbekistan), Ulsan Hyundai (Korsel) dan Guangzhou Evergrande (China).

Pertandingan perempat final akan diselenggarakan pada September dan Oktober mendatang. Juara Liga Champions Asia ini akan mendapat hadiah uang 1 juta dolar AS.

Di China, tim Guangzhou turun untuk pertama kalinya di bawah asuhan manajer asal Italia Marcelo Lippi. Lippi adalah pelatih legendaris yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 dan juga pernah menjadi pelatih klub Juventus.

Dalam pertandingan melawan  FC Tokyo ini, Guangzhou menang lewat gol dari pemain asal Brasil, Cleverson Gabriel Cleo pada menit 30.

Sementara itu, menyusul kemenangan Adelaide United atas Nagoya Grampus hari Selasa malam, manajer Adelaide John Kosmina mendesak agar kiper Adelaide Eugene Galekovic dipanggil ke dalam timnas Australia. Galekovic membuat dua tindak penyelamatan di depan gawang, ketika bola tandukan dari pemain Nagoya sepertinya nyaris masuk ke dalam gawang, namun masih bisa diselamatkan oleh Galekovic.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Australia akan menghadapi Jepang di babak kualifikasi Piala Dunia di Brisbane, 12 Juni.

Kiper utama Australia sekarang ini adalah Mark Schwarzer yang bermain di klub Liga Utama Inggris, Fulham. Kiper kedua Australia Adam Federici sedang menderita cedera, sehingga menurut John Kosmina, sepantasnya memanggil Galekovic.

"Dalam satu pertandingan kadang kiper membuat satu kali penyelamatan. Namun dia melakukan dua tiga kali, hal yang sangat jarang terjadi. Mungkin dibandingkan Schwarzer dia masih kalah, namun dia tidak kalah bagusnya. Paling tidak, mereka harus memanggilnya ke dalam kamp latihan nasional untuk dipertimbangkan," kata Kosmina.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen