Republika Online

sumber :-

Republika Online


Ferrari Ngotot Pasang Bendera Marinir Italia

Posted: 27 Oct 2012 07:00 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Ferrari mengatakan bahwa keputusan mereka meletakkan bendera angkatan laut Italia di mobil-mobil mereka pada Grand Prix India akhir pekan ini tidak terkait dengan politik. Keputusan Ferrari membuat tuan rumah membawa masalah tersebut ke dalam perselisihan diplomatik.

Pada Maret lalu, dua anggota angkatan laut Italia ditahan di India terkait kasus penembakan dua nelayan India. Keduanya belakangan dibebaskan dengan jaminan.

Kedua anggota angkatan laut Italia itu salah menduga. Mereka mengira kedua nelayan itu sebagai bajak laut yang mencoba menyerang kapal tanker minyak yang dilindungi oleh para marinir.

Kedua marinir itu diminta tidak meninggalkan India. Mereka masih menunggu hasil persidangan kasus ini yang telah menimbulkan ketegangan kedua negara.

"Dengan segala hormat kepada otoritas India, Ferrari ingin menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak memiliki atau semestinya tidak terlihat memiliki keterlibatan politik apapun," demikian pernyataan tim ini.

Federasi Klub-klub Motor Sport di India (FMSCI), badan pemerintah untuk olahraga otomotif di negara tersebut, mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah membiarkan olahraga otomotif dipolitisasi dalam bentuk apapun. Presiden FMCSI, Vicky Chandhok, juga mengatakan tim Italia tersebut telah menyampaikan bahwa inisiatif mereka semestinya tidak terlihat bermuatan politis.

"FMSCI ingin memelihara kode FIA pada olahraga ini yakni apolitis dan non-religius,'' katanya. ''FMSCI tidak akan mengizinkan olahraga otomotif dipolitisasi dalam bentuk apapun."

Federer Hadapi Del Potro di Final Basel

Posted: 27 Oct 2012 12:00 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, BASEL  --  Roger Federer dan Juan Martin del Potro akan bertemu pada Ahad (28/10) pada final Basel Terbuka. Pertemuan tersebut adalah yang pertama kalinya sejak pertemuan di Olimpiade 2012 lalu.

Petenis Argentina Del Potro mengalahkan Richard Gasquet 6-2, 6-2 untuk mencapai final kelimanya tahun ini, sedangkan petenis peringkat satu dunia Federer sempat menemui perlawanan bagus dari Paul-Henri Matheiu sebelum kemudian menang 7-5, 6-4.

Federer selama ini seolah menjadi momok bagi Del Potro. Petenis berusia 31 tahun itu memenangi enam pertemuan melawan petenis Argentina itu di lapangan tanah liat, rumput, maupun lapangan keras. Pertemuan terakhir mereka adalah pada semifinal Olimpiade di Wimbledon, di mana Federer memenangi set terakhir pada pertarungan 36 game itu.

Del Potro, yang meraih gelar ketiganya pada tahun ini di Wina pekan lalu, juga kalah dari Federer di perempat final Australia, final Prancis Terbuka, final Rotterdam, perempat final Indian Wells, dan semifinal Dubai. Secara keseluruhan, Federer memenangi 13 dari 15 pertemuan melawan Del Potro.

Sedangkan dua kemenangan Del Potro atas Federer terjadi di final AS Terbuka 2009 dan Final Tur Dunia di tahun yang sama. "Anda harus melepaskan pukulan kemenangan setiap saat dan melihat apakah anda memiliki kesempatan menang. Hanya ada sedikit pemain yang dapat mengalahkan dia," kata Del Potro.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen