ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Ellyas Pical Dapat Penghargaan "Life Time Achievment"

Posted: 17 Apr 2011 10:56 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Ellyas Pical mendapat penghargaan "life time achievment" menjelang berlangsungnya pertarungan gelar tinju dunia kelas bulu versi WBA di Jakarta, Minggu malam.

Legenda tinju Indonesia itu mendapat penghargaan berkaitan dengan dedikasinya dalam dunia tinju Indonesia serta sebagai sosok petinju Indonesia pertama yang meraih gelar dunia.

Menpora Andi Mallarangeng yang naik ke atas ring untuk menyerahkan penghargaan itu mengatakan, Ellyas Pical merupakan inspirator bagi petinju muda Indonesia.

"Ellyas kebaggaan Indonesia. Kita harapkan Ellyas Pical menjadi insiprasi bagi anak muda di tanah air," kata Menpora saat memberikan penghargaan kepada Pical.

Sementara itu, Pical mengaku bangga dengan penghargaan yang didapatnya itu.

"Saya ucapkan banyak terima kasih atas penghargan ini. Saya bangga dengan prestasi tinju sekarang dan semoga sukses untuk kedua petinju yang akan bertanding (Chris john dan Daud Yordan)," kata Pical.

Ellyas Pical mengukir sejarah sebagai petinju Indonesia pertama yang meraih gelar dunia dengan memenangi gelar juara IBF Bantam Junior setelah mengalahkan petinju Korea Selatan Chun Ju Do pada 3 Mei 1985.

Sepanjang karir profesionaln Ellyas Picak mencatat rekor bertanding 20 kali menang (11 KO), sekali seri, dan lima kali kalah. (A020/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Daud Yordan Ingin Tanding Ulang, Chris John Menolak

Posted: 17 Apr 2011 10:43 AM PDT

Petinju Indonesia, Chris John, berpose saat konferensi pers jelang pertarungan untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas Featherweight WBA melawan petinju Australia, Jackson Asiku, di Jakar/hp/08. (ANTARA/Andika Wahyu)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Petinju yang baru saja gagal merebut gelar dunia kelas bulu WBA Daud Yordan menyatakan ingin melakukan tanding ulang melawan Chris John yaitu petinju yang mengalahkannya dalam pertarungan 12 ronde pada Minggu malam di Jakarta.

"Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau memungkinkan," kata Daud "Cino" Yordan seusai pertarungannya.

Menurutnya, pertarungannya melawan juara bertahan Chris John belum maksimal dan dirinya tidak menduga pertarungannya kurang greget.

"Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan berlangsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas," tambah petinju berusia 24 tahun itu, seusai pertarungannya.

Namun dirinya mengakui bahwa lawan masih lebih baik dibanding dirinya.

"Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk menjatuhkannya," katanya.

Sementara itu sang juara bertahan Chris John mengatakan cukup puas dengan pertarunganya melawan Daud Yordan dan tidak ingin melakukan pertarungan ulang melawan sang penantang yang telah dikalahkanya itu.

"Saya puas dengan hasil pertarungan tadi, dan saya tidak ingin melakukan pertarungan ulang meskipun dia (Daud) meminta itu," kata petinju yang mencatat rekor 45 kali menang (22 KO) dan dua kali seri tanpa kalah itu.

Sedangkan dengan kekalahannya itu, kini rekor Daud Yordan merosot menjadi 27 menang (21 KO) dan kalah dua kali.

Dalam pertarungan 12 ronde kelas bulu WBA itu, Chris John meraih kemenangan mutlak dengan skor 116-112, 116-112, 117-111. (A020/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen