Republika Online

sumber :-

Republika Online


Persib Incar Poin Penuh Lawan Pelita Jaya

Posted: 11 May 2012 12:57 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Pelatih Tim Persib Bandung Robby Darwis menegaskan timnya tidak boleh berpuas diri dengan kemenangan atas Persiwa 3-0. Karena kondisi tim itu tidak bisa disamakan dengan formasi Pelita Jaya saat ini.

"Persiwa tidak sama dengan Pelita Jaya, itu jadi alasan pemain tidak boleh berpuas diri. Namun kita upayakan untuk membuahkan hasil terbaik pada pertandingan nanti," kata Robby Darwis di sela-sela latihan tim Persib di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (11/5).

Menurut Robby, Persib dipastikan akan menerapkan pola permainan dan strategi yang berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Persib melakukan pembenahan di beberapa sektor, salah satunya mempertajam sektor sayap tim Maung Bandung.

Hal itu dilakukan untuk mempertajam serangan balik tim Bandung itu yang sempat terkendala dalam beberapa pertandingan terakhir. "Sektor sayap menjadi prioritas pembenahan, masih ada kelemahan di sana. Namun secara umum para pemain sudah lebih siap," katanya.

Persiapan selama sepekan, membuat Persib lebih leluasa melakukan perbaikan kondisi tim, termasuk mempersiapkan formasi tim yang akan diturunkan melawan Pelita yang saat ini dibesut pelatih Rahmad Darmawan.

Menurut Robby, Pelita Jaya memiliki beberapa pemain yang cukup berbahaya, salah satunya Muhammad Safi Sali yang saat ini menjadi top skorer bagi tim berjuluk 'The Young Guns' itu. "Ada beberapa kesalahan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya, di semua lini baik depan, tengah dan belakang," katanya.

Melawan Pelita Jaya, Persib yang bertindak sebagai tuan rumah mengantisipasi kebangkitan lawannya yang pada leg pertama dikalahkan dengan skor telak. "Meski menang di leg pertama, mereka kali ini tampil beda dan harus diwaspadai. Pemain tidak boleh lengah," katanya.

Terkait kemungkinan kembalinya gelandang bertahan Hariono pada pertandingan melawan Pelita, menurut Robby masih tergantung pada rekomendasi dari tim Persib. Hariono absen di awal leg kedua ini pasca-menjalani cedera lututnya.

Di sisi lain, Persib membutuhkan kehadiran Hariono yang selama ini berperan efektif sebagai gelandang penghubung dan pekerja keras dalam mematahkan serangan-serangan lawan. "Peluang Hariono masih fifty-fifty, tergantung tim medis. Demikian juga Gaspar. Namun perkembangan keduanya sudah lebih baik," kata Robby.

Sementara itu, Ketua Panpel Persib Bandung, Rurry Bachtiar menyebutkan Panpel Persib Bandung mencetak 23 ribu tiket untuk pertandingan yang akan digelar pada Ahad (13/5) pukul 15.30 WIB.

Sayonara Alessandro Nesta

Posted: 11 May 2012 12:18 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Musim depan AC Milan harus merelakan kepergian salah satu pilar andalannya, Alessandro Nesta yang memastikan bakal angkat kaki dari San Siro. Bek 36 tahun itu memutuskan bercerai dengan I Rossoneri yang sudah dibelanya selama 10 tahun. Rayuan perpanjangan kontrak satu tahun yang disodorkan Milan tak mampu mengubah keputusannya.

Ya, kontrak bek dengan segudang pengalaman itu dengan Milan memang bakal kadaluarsa akhir musim ini. Tapi, Milan masih membutuhkan pengalaman dan ketangguhan Nesta untuk mengawal lini belakang. Sayangnya, perpanjangan kontrak satu tahun yang disodorkan Milan ditolak Nesta. Bek veteran kelahiran Roma itu memilih mengemasi barang-barangnya.

Nesta beralasan, di usianya yang sudah tak lagi muda performanya terus menurun. "Musim ini adalah musim terakhir saya bersama Milan. Saya akan pergi, setelah kami telah bermain di level tertinggi. Bila sudah tak jadi bagian penting lagi, lebih baik saya tinggal bersama keluarga di rumah," tutur Nesta seperti dilansir Football Italia, Kamis (10/5) waktu setempat.

Bek yang mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 itu mengaku, sudah memikirkan keputusan itu matang-matang. Apalagi, mantan palang pintu Lazio itu sudah mengarungi kompetisi tertinggi Italia dan memenangi 19 ttofi bergangsi, baik di level klub maupun internasional.

"Keputusan saya sudah bulan pada Februari lalu. Milan memberikan perpanjangan kontrak baru satu tahun, tapi saya menolaknya," sebut bek yang identik dengan nomor punggung '13' itu.

Kendati sudah memastikan bakal hengkang dari Milan dan meninggalkan Serie-A, Nesta mengaku belum tahu bakal berlabuh kemana musim depan. Spekulasi pun berkembang. Sejumlah media memprediksi didikan akademi Lazio itu bakal hijrah ke Liga Amerika Serikat (MLS) untuk memperkuat New York Red Bulls. Dan secara tersirat Nesta menguatkan prediksi tersebut.

"Saya sama sekali belum menandatangani apa pun dengan klub mana pun. (Tapi) saya akan bermain di liga yang tempo permainannya tidak terlalu cepat. Jadi, pengalaman bermain di Amerika bukan ide buruk. Itu akan jadi pengalaman hebat," kata pemilik caps 78 bersama Timnas Italia itu mengakhiri.

Arrivederci Nesta...

Karir:
Lazio:
1993-2002                193 caps 1 gol
AC Milan: 2002-2012             223 caps 7 gol
Timnas Italia: 1996-2006         78 caps

Prestasi:
Lazio:

Scudetto (2000), Coppa Italia (1998, 2000), Supercoppa Italiana (1998, 2000), Piala UEFA/Liga Eropa (1998–99), Piala Super Eropa (1999)

Milan:
Scudetto (2004, 2011), Coppa Italia (2003), Supercoppa Italiana (2004, 2011), Liga Champions (2003, 2007), Piala Super Eropa (2003, 2007), Piala Dunia Antarklub FIFA (2007)

Timnas Italia:
Piala Dunia 2006

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen