KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Tujuh Pemain Putri ke Babak Utama

Posted: 02 Oct 2011 03:41 PM PDT

JAKARTA, Kompas.com - Tujuh pemain putri Indonesia masuk babak utama turnamen tenis Women's Circuit Garuda Indonesia Championships di Stadion Tenis PT Bukit Asam, Gelora Jakabaring, Palembang, 4-9 Oktober.      

Dari tujuh pemain tersebut, tiga di antaranya, yakni Ayu Fani Damayanti, Jessy Rompies, dan Lavinia Tananta masuk sebagai direct acceptance (diterima langsung).

Hal ini terjadi karena peringkat ketiganya memenuhi sayarat masuk babak utama yang akan diikuti 32 pemain.     

Empat pemain lainnya masuk melalui fasilitas  wild card, atau hak istimewa tanpa melalui babak kualifikasi. Keempat pemain ialah Grace Sari Ysidora, Chyntia Melita, Nadia Syarifah, dan Bella Destriana.     

Menurut Direktur Turnamen Teddy Tanjung di Jakarta, Minggu, pemberian wild card pada empat pemain tersebut lebih bertujuan untuk kepentingan pembinaan. Dia melihat keempat pemain memiliki potensi untuk masuk ke jenjang internasional senior.    

Turnamen di Palembang ini merupakan kelanjutan turnamen seri pertama yang dilaksanakan di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, mulai 25 September lalu dan berakhir hari Minggu (2/10).      Pada turnamen seri pertama tersebut, prestasi terbaik petenis putri Indonesia mencapai babak semifinal atas nama Ayu Fani Damayanti.     

Sayangnya di babak semifinal tersebut Ayu dikalahkan petenis unggulan ketiga Chanel Simmonds dari Afrika Selatan dengan skor 6-1, 6-3. Simmond kemudian di babak final dikalahkan unggulan keempat dari Belgia, Tamaryn Hendler, 5-7, 6-4, 6-3.     

Turnamen Womens Circuit Garuda Indonesia Championships ini menyediakan hadiah uang total US$ 25.000 atau Rp 221,2 juta. Selain mempertandingkan nomor tunggal, juga ditampilkan nomor ganda.     

Sementara itu pada bagian putra di arena Men's Future  yang dilangsungkan di tempat yang sama, terdapat lima pemain Indonesia di babak utama. Kelima pemain tersebut, kecuali Sunu Wahyu Trijati, bakal memperkuat tim Indonesia pada SEA Games Ke-26 juga di tempat tersebut, 11-22 November mendatang.     

Para pemain tersebut ialah Christopher Rungkat, Elbert Sie, Sunu Wahyu Trijati,  David Agung Susanto, dan Aditya Hari Sasongko.

Christo, sapaan akrab Christopher, diterima langsung di babak utama karena peringkatnya 446 memenuhi syarat. Sementara Elbert, Sunu, David Agung, dan Aditya mendapat fasilitas wild card atau hak istimewa tanpa melalui babak kualifikasi.     

Menurut Teddy Tanjung, keempat pemain diberi wild card juga karena pertimbangan prestasi. Mereka akan bermain memperkuat tim Indonesia di SEA Games Ke-26 dan Garuda berkomitmen untuk mendukung persiapan mereka.     

Apalagi turnamen ini sekaligus merupakan tes event atau uji  coba lapangan yang masih gres dan uji coba para pelaksana pertandingan yang akan bertugas pada SEA Games nanti.     

"Kami tahu saat ini masih terdapat kekurangan kecil di sana-sini  pada persiapan pertandingan tenis SEA Games. Namun demikian kami berharap semua pihak dapat memahami keadaan ini dan kami berharap turnamen ini dapat berlangsung lancar," tutur Teddy.     

Sebelum babak utama dilaksanakan hari Selasa (4/10), dilakukan pertandingan babak kualifikasi hari Minggu (2/10) dan Senin (3/10). Dari babak kualifikasi ini akan diambil delapan pemain untuk tampil di babak utama.     

Turnamen Men's Future ini menyediakan hadiah uang total US$ 15.000 atau Rp 132,7 juta. Petenis terbaik Thailand peringkat 206 dunia, Danai Udhomcoke, juga tampil pada turnamen ini. Danai akan menjadi pemain tunggal pertama tim tenis Thailand pada SEA Games mendatang. Karena itulah pertemuan petenis-petenis Thailand dan Indonesia diperkirakan bakal seru.

Siman Batal Lomba, Nomornya Dihapus

Posted: 02 Oct 2011 02:43 PM PDT

Kisruh Popnas Riau

Siman Batal Lomba, Nomornya Dihapus

A. Tjahjo Sasongko | Minggu, 2 Oktober 2011 | 21:43 WIB

KOMPAS/AGUS SUSANTO

renang, ilustrasi

TERKAIT:

JAKARTA, Kompas.com — Cabang renang Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) di Riau akhirnya tetap diperlombakan dengan catatan adanya penghilangan beberapa nomor.

Sebelumnya, cabang renang dinyatakan batal diperlombakan karena tidak adanya kesepakatan soal turunnya perenang pelatnas SEA Games, I Gde Siman Sudartawa, yang memperkuat kontingen tuan rumah Riau.

Peserta lain meminta nama Siman dan perenang lainnya, Denis Tiwa, dicoret karena melanggar kesepakatan sebelumnya untuk tidak menurunkan atlet pelatnas SEA Games di ajang Popnas ini.

Namun, pihak Riau menolak protes ini dan bersikeras menurunkan Siman. Karena daerah peserta lainnya tetap menolak, lomba kemudian dinyatakan batal karena hanya diikuti oleh satu peserta.

Namun, Minggu (2/10) petang, akhirnya diputuskan untuk melanjutkan pelaksanaan perlombaan renang Popnas 2011 ini dengan beberapa catatan. I Gde Siman tidak jadi berlomba, tetapi nomor-nomor yang diikutinya dihilangkan. 

Nomor-nomor tersebut adalah 100 meter dan 200 meter gaya punggung, 100 meter gaya kupu-kupu, serta 200 meter gaya ganti perseorangan.

Cabang renang Popnas yang berlangsung di Aquatic Center Rumbai ini akhirnya hanya akan berlangsung selama dua hari, 3-4 Oktober 2011.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen